Indonesia Raya for Orchestra

rani's picture

Sekedar copy paste dari berbagai website supaya informasinya tidak hilang dari web.

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0008/17/NAPER/indo08.htm

" Indonesia Raya" Versi Jos Cleber

MENJELANG akhir tahun lalu, Pak Jusuf Ronodipuro menggamit lengan saya di sebuah konser Addie MS. "Sudah dapat kabar?" tanya beliau. Saya tak tahu apa yang dimaksudkannya. "Jos Cleber meninggal."

Kenangan saya langsung terbang kepada sebuah pertemuan di Hilversum pada Oktober 1997 dengan Jos Cleber yang merupakan prakarsa Addie MS, direktur Twilite Orchestra. Saya menyanggupi untuk mewawancarai Cleber dalam upaya mendudukkan "sejarah" penciptaan orkestrasi lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam versi simfoni.

Ketika pertama kali saya telepon, Cleber mengatakan bersedia melakukan wawancara yang akan direkam secara video untuk kepentingan dokumentasi. Tetapi, ketika saya telepon lagi dua hari kemudian untuk memastikan jadwal, ia tiba-tiba membatalkan semuanya. Katanya, dia tak bersedia bicara mengenai Indonesia Raya. Ia bahkan memakai alasan ia mungkin akan segera menjalani operasi otak.

Jos Cleber kunci dan saksi sejarah komposisi Indonesia Raya. Bagaimana bila kami tidak berhasil mewawancarainya sebelum ia meninggal? Bagaimana pula bila operasi otaknya nanti gagal? Mungkin ketuaannya mengakibatkan mood swing yang harus didekati hati-hati.

Saya coba strategi baru. Saya kirimkan compact disk rekaman terbaru Indonesia Raya versi filharmoni yang digarap Addie MS bersama Victoria Philharmonic. Kiriman itu saya sisipi surat yang mengatakan saya akan berada di London pada awal Oktober 1997, dan akan menelepon Jos Cleber dari sana untuk menjajaki kemungkinan bertemu. Saya katakan saya akan membawa titipan dari Addie MS untuknya.

Awal Oktober 1997 saya terbang ke Amsterdam. Yakin bahwa telepon Cleber tidak dilengkapi dengan caller identifier (alat pelacak telepon), saya meneleponnya dari Bandara Schiphol dan berpura-pura masih di London. Jos Cleber dengan gembira mengatakan ia sudah menerima CD yang saya kirim. Dengan antusias pula ia memuji-muji kehebatan Addie. "Addie membaca partitur saya dengan sangat setia."

***

JOZEF Cleber lahir pada 2 Juni 1916 di Maastricht, ketika kota itu masih bagian dari wilayah Belgia. Karena itu, ia selalu bingung bila harus mengidentifikasi dirinya: apakah ia sebenarnya orang Belgia atau Belanda? Ia datang ke Indonesia pada tahun 1949, tak lama sebelum Belanda mengakui Kedaulatan Republik Indonesia. Di Jakarta ia bertemu Joke de Bruijn yang pernah lama tinggal di Sorong, Papua.

Jos Cleber seorang pemusik dari gagrak (genre) Mantovani. Ia bekerja sebagai pemimpin Orkes Cosmpolitan di RRI Studio Jakarta yang ketika itu juga mempunyai dua kelompok orkes lain: Orkes Philharmony pimpinan Yvon Barspul (pria), dan Orkes Studio Jakarta pimpinan Ismail Marzuki. Selama di Indonesia ia banyak memperhatikan seni gamelan. Ia juga dekat dengan Iskandar dan Ismail Marzuki, dua musisi Indonesia yang secara terbuka pernah menyatakan Jos Cleber sebagai guru mereka.

Sikap Jos Cleber yang luwes membuat ia mudah menyerap nuansa Indonesia. M Jusuf Ronodipuro, yang ketika itu menjadi Kepala RRI Studio Jakarta, menganggap Cleber berhasil menggarap aransemen berbagai lagu Indonesia, antara lain Di Bawah Sinar Bulan Purnama, dan Rangkaian Melati.

Pada akhir tahun 1950 Jusuf Ronodipuro meminta Jos Cleber menggubah partitur Indonesia Raya untuk versi orkes filharmoni. Cleber meminta Jusuf menceritakan bagaimana Indonesia Raya diciptakan, serta menjelaskan makna lagu itu. Cleber berkomentar bahwa dia menangkap nuansa Marseillasse (lagu kebangsaan Perancis) dalam Indonesia Raya.

Gubahan Jos Cleber itu direkam di RRI Studio Jakarta pada awal tahun 1951 dengan melibatkan semua pemusik dari ketiga orkes RRI, direkam dengan tape recorder Philips yang baru dimiliki RRI.

Jusuf Ronodipuro kemudian mengajak Jos Cleber menghadap Presiden Soekarno ke Istana Merdeka untuk memperdengarkan hasil rekaman itu. Bung Karno langsung mengkritik gubahan Cleber. Menurut Jusuf, Bung Karno berkata, "Indonesia Raya itu seperti Bendera Merah Putih kita. Tidak perlu diberi renda-renda lagi."

Menurut Jos Cleber, Bung Karno mulanya minta agar irama lagu Indonesia Raya terdengar sama dengan lagu kebangsaan Belanda Wilhelmus. "Dat kan niet!" kata Cleber segera. Menurut dia, hal itu tidak bisa dicapai karena Wilhelmus berirama lambat (tempo di largo), sedangkan Indonesia Raya lebih berirama mars (tempo di marcia). Pada partitur aslinya, WR Soepratman menuliskan tanda irama Oepatjara, Djangan Terlaloe Tjepat atas ciptaannya.

***

DALAM waktu singkat, versi nomor dua gubahan Indonesia Raya diperdengarkan kepada Bung Karno. Pada versi ini Jos Cleber menulis gubahannya dalam irama maestoso con bravura -tanda irama ciptaan Cleber sendiri. Maestoso berarti agung atau majestic. Bravura kurang lebih berarti gebyar keberanian.

Bung Karno mulai menyukai versi nomor dua ini, tetapi masih menghendaki perbaikan. Menurut Jusuf, komentar Bung Karno kurang lebih begini, "Harus ada bagian yang liefelijk, yaitu pada bagian sebelum refrain. Refrain-nya sendiri harus meledak agar menciptakan klimaks."

Jos Cleber memahami apa yang diinginkan Bung Karno. Bagian liefelijk (mendayu-dayu)-yaitu empat baris sebelum refrain-didekati dengan dominasi alat-alat gesek seperti biola dan cello. Sedangkan untuk menciptakan efek gelegar pada refrain, Cleber memasukkan unsur simbal, timpani, dan terompet yang sangat gagah.

Versi nomor tiga ini langsung disukai Bung Karno tanpa perubahan lagi. Master rekaman yang dibuat dari lilin, dikirim ke Philips di Negeri Belanda untuk dibuatkan master guna produksi piringan hitam selanjutnya. Versi rekaman RRI Studio Jakarta ini bertahan 47 tahun. Kesan maestoso con bravura sudah hilang karena bunyi gemerisik rekaman tua yang sudah terlalu sering direkam ulang.

Jos Cleber meninggal pada 21 Mei 1999. Pada hari tuanya ia masih dikenal di Negeri Belanda karena keterlibatannya dalam acara mingguan di televisi untuk menggugah apresiasi musik.

Bondan Winarno Penulis, pengagum musik

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0308/16/utama/497188.htm

Secara musikal, lagu ini telah dimuliakan-justru-oleh orang Belanda (atau Belgia) bernama Jos Cleber yang tutup usia tahun 1999. Setelah menerima permintaan Kepala Studio RRI Jakarta Jusuf Ronodipuro pada tahun 1950, Jos Cleber pun menyusun aransemen baru, yang penyempurnaannya ia lakukan setelah juga menerima masukan dari Presiden Soekarno. Kalau kemudian sekarang kita memiliki aransemen IR seperti yang kita dengar, itulah hasil olah kreatif hebat. IR menjadi lagu kebangsaan yang agung, namun gagah berani (maestoso con bravura).

Aransemen yang kini diabadikan dalam rekaman digital garapan Addie MS, dan Agustus tahun silam juga dimainkan oleh Orkes Remaja Dunia di Jakarta di bawah Konduktor Daniel Inbal dari Jerman, pastilah akan meneguhkan tempat terhormat Supratman dan buah karyanya di hati bangsa Indonesia.

http://www.chambermusic.or.id/composers/maladi-cleber.htm

Josef van Cleber (1916 - 1999), the youngest of eight children, was a composer and conductor, son of an organist. He travelled to Indonesia in June 1948 and founded the "Cosmopolitan Orchestra" for Radio Batavia, comprised of 40 musicians of many different nationalities. He orchestrated "Indonesia Raya", which explains its European sound. He was a prolific composer and received commissions from President Soekarno. He was also a talented arranger of music, adapting works for his various orchestras.

Other links
http://www.inghist.nl/Nieuws/Tips/Onderzoek/Projecten/BWN/lemmata/bwn6/c...
http://www.veteranen-online.nl/indonesie/010.htm
http://twiliteorchestra.org/en.phtml?mode=Souvenir

Comments

IR bener2 lagu sejarah gw

IR bener2 lagu sejarah gw bgt,,

dari jaman gw paskibraka, ampe gw skrg jadi paduan suara,,

tu lagu masih aja berdiriin bulu kuduk gw....

salute mr supratman

ran bagi mp3 rangkaian

ran bagi mp3 rangkaian melati punya ga hehehe kalo punya kirim ke email donggg

tolong tampilkan partitur

tolong tampilkan partitur Indonesia Raya untuk orkesrta/korp musik

bantuin aku cariin lagu

bantuin aku cariin lagu indonesia raya, soalnya aku butuh bangetlagu itu untuk louncing akhir pekan ini

Indonesia Raya for Orchestra

Omong-omong apakah 2 gubahan awal Cleber ada rekamannya nggak??? Penasaran juga ingin mendengarkannya.

bravo Indonesia Raya

nga bisa comment lain selain BRAVO..........
my eyes always glitering when i sing this song, i can feel the spirit spread on air.......

trims

trims banyak untuk posting ini, penting banget!

Makasih

Makasih banyak buat informasinya. Akhirnya saya tau siapa orranger lagu Indonesia Raya versi orkestra.
Luar biasa. Bravo buat Sir Jos Cleber.

Ada yang tau alamat download

Ada yang tau alamat download partitur Indonesia Raya versi scores/orkestra ga? Di cari sana kemari kok nemunya versi paduan suara saja. Makasih

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.