6 Aug - Wikimania Day 3

rani's picture

We started to establish a routine of waking up early and took a stroll along Harvard Yard. And Noe would always chase squirrels and birds. I would teach him how to pluck out flowers and leaves.

 
     

Then we would have breakfast in Pound Hall. This time, Noe played piano for the conference attendees while I had a chat with Mr. Engels from the Netherlands and one British guy (I forgot his name).

Then I went to drop Noe off at the baby sitter, where of course, he would cry for one hour. Apparently this routine would traumatize Noe a bit, and he started to become really clingy and won't let me go in the dorm's hallway. He would only be walk around by himself if I sit down calmly and not standing up. I hope he would recover soon. I am really sad and sorry that leaving you during conference has been a bad experience for you, I didn't mean to make it difficult for you, Noe, but I'm sure you'll get over it soon.

This is Noe with Emily (the baby sitter), Florence, Noe and Me

   

After the conference was closed, I picked up Noe and joined the group for post-conference discussion at the Harkness Commons on formation of Wikimedia Foundation local chapters.

   
In front of the Commons, Noe met this little Taiwanese toddler girl, and he chased her around. Then he plucked a flower and gave it to her. How romantic!

 

The wikipedians and we continued to have dinner in Harvard Square, at Unos. I had medium rare steak while Noe had kiddy cheeseburger. We had great discussion about many things in our table: Brad, Damien, Juan, KJ, Dongjin, Carissa, and me.

For the wikimania session I will write in Indonesian because there is already a lot of english blogs writing about it. In summary, on the 6th of August I attended the following sessions:

  • Mitch Kapor: I'd like to have an argument - Inspiration from Wikipedia about Collaborative Advocacy and Politics
  • Florence Devouard: Wikimedia Foundation - Building in Diversity
  • Wikimedia Foundation Board Panel
  • Wikia Lunch Meeting
  • Piotr Gawrysiak: Plans not Maps
  • David Weinberger: What's happening to Knowledge?
  • Closing

Mitch Kapor: I'd like to have an argument - Inspiration from Wikipedia about Collaborative Advocacy and Politics

 

Mitch Kapor adalah pendiri Lotus dan kepala Mozilla Foundation. Ia menunjukan pelajaran berharga yang dibawa oleh Wikipedia: bahwa komando yang terpusat dari seorang pakar tidaklah perlu untuk menghasilkan sesuatu yang berharga.

Dahulu banyak orang takut dengan model kerjasama wiki, karena akan banyak menghadapi masalah vandalisme. Di lingkungan perkotaan, grafitti adalah masalah yang sulit untuk dihapus dan sangat mahal untuk diperbaiki, dan ini yang mendasari ketakutan orang akan model wiki. Tetapi ternyata mereka salah, karena menghilangkan vandalisme dalam wikipedia adalah semudah memencet tombol saja. Asumsi yang benar dalam dunia "offline" tidaklah tepat untuk diterapkan di dunia "online".

Nampaknya, dalam presentasi ini Kapor lantas menempatkan blog dan wiki dalam dua kutub yang berlawanan (meski pada kenyataannya tidaklah demikian), khususnya dalam konteks politik. Menurut Kapor, blog adalah media yang tepat untuk ekspresi diri, tetapi kini terlalu banyak orang yang berbicara dan kualitas blog lebih mirip seperti obrolan di radio saja. Individu yang mengekspresikan diri di blog tidaklah bekerjasama untuk menghasilkan satu hal pokok bersama. Budaya blog hanyalah suara orang perorang yang tidak akan pergi ke mana-mana, malahan memperkuat keberpihakan sekelompok orang dan bukannya berupaya untuk menemukan konsensus. Karena itu, diskusi dalam blog tidaklah terlalu bermakna, menurut Kapor. Kapor memberi contoh Ann Coulter.

Di sisi lain, Wiki adalah kerjasama, dan di dalamnya terdapat sinergi dan konsensus. Apakah rahasianya? Wiki adalah sebuah komunitas yang didasari oleh nilai, prinsip dan visi bersama yang menjadi tali pengikat pesertanya. Nilai yang dianut adalah: NPOV (sudut pandang netral), dan "being bold" (berani bertindak). Wiki bukanlah sekedar inovasi teknologi, tetapi lebih merupakan komunitas.

Masalahnya, Wikipedia saat ini masih kurang inklusif. Artikel mengenai "Lord of the Rings" jauh lebih mendalam daripada artikel mengenai suku di Afrika. Supaya lebih inklusif, mesti ada upaya sadar untuk mewakili sudut pandang yang tidak terwakilkan, misalnya, dengan merekrut editor dari Afrika.

Apabila sebuah komunitas tidak inklusif, bisa jadi banyak masalah penting yang tidak terlihat karena tidak adanya sudut pandang yang jamak. Dengan demikian, "barrier of entry" untuk berpartisipasi dalam Wikipedia harus ditekan serendah mungkin. Namun kendala yang dihadapi saat ini adalah antarmuka wikipedia yang kurang "user friendly", sehingga hanya orang-orang yang secara teknis mengerti bahasa mark-up Wiki yang dapat berpartisipasi.

Dalam konteks politik, nilai-nilai Wikipedia menjadi ilham, yaitu: nilai partisipatoris yang "hands-on", keterkaitan antara produk dan proses, pencapaian standar yang tinggi melalui dialog yang saling menghormati, serta komunitas yang egalitarian (tidak membedakan antara awam dan pakar). Kita memerlukan pembaharuan pergerakan politik, seperti halnya Wikipedia memperbaharui konsep ensiklopedia.

Florence Devouard: Wikimedia Foundation - Building in Diversity

 

Devouard, anggota "board of trustees" Wikimedia Foundation, mempresentasikan sejarah Wikimedia Foundation dan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh yayasan ini yaitu:
Yayasan ini berbasis Amerika Serikat meski lingkupnya internasional. Solusinya adalah dengan adanya keseimbangan antara anggota yayasan yang terpilih dengan anggota tidak terpilih, dan juga mengadakan pertemuan yayasan di berbagai negara.
Kesibukan anggota yayasan, antara lain karena Jimbo selalu berkeliling untuk memberi ceramah, dan anggota yayasan lain tersebar di belahan lain dunia, sehingga secara teknis sulit untuk koordinasi. Solusinya adalah pertemuan kopi darat antar anggota yayasan harus dipersering.
Masalah lainnya adalah sinergi antar anggota: bagaimana melakukan pembagian tugas agar satu orang tidak lebih dominan atau lebih sibuk dari yang lain. Solusinya adalah membentuk panitia-panitia kecil dibawah naungan yayasan.

Untuk kedepannya, saat ini ada trend pembentukan "local chapter" Wikimedia Foundation, yang bersifat terpisah (independent) dari Wikimedia Foundation pusat. Hal ini cukup penting karena dengan status hukum, sebuah local chapter dapat bergerak lebih bebas dalam pencarian dana dan berkegiatan, ataupun merekrut orang.

Wikimedia Foundation Board Panel

 

                 

Sesi berikutnya adalah panel tanya jawab dengan anggota yayasan Wikimedia. Isi diskusinya saya rasa terlalu teknis dan tidak banyak berpengaruh secara langsung atau drastis terhadap keberlangsungan wikipedia, jadi saya tidak tulis di sini. Anda bisa lihat link di atas untuk catatan dan video diskusi panel ini.

Wikia Lunch Meeting

   

       

Acara dilanjutkan dengan makan siang dan pertemuan antara anggota Wikia. Wikia adalah layanan hosting wiki gratis dan beberapa komunitas wikia sudah sangat aktif, contohnya, Wikia Muppet, Uncyclopedia, Wikia Psychology, dan Wikifur. Acara ini dihadiri sekitar 15 orang, termasuk wakil-wakil dari wikia tersebut di atas, dan diskusi dipimpin oleh Gil Penchina, CEO.

 

Jonathan dan John (Uncyclopedia) banyak memberi masukan mengenai teknis, seperti:
Antarmuka untuk manajemen keanggotaan dari beberapa wikia, contohnya: satu login untuk semua, tautan pada sidebar menuju wikia yang diikuti, layanan "messaging" yang terintegrasi antar wikia.
Antarmuka untuk administrasi wikia: penggunaan "Message Board" untuk diskusi para admin, dan pusat informasi untuk Admin.

Danny Horn (Muppet Wikia) lebih menekankan mentoring dan pelatihan untuk para pendiri wikia baru, agar mereka tidak cepat putus asa dan meninggalkan wikia mereka. Danny mengusulkan diadakannya sistem kakak pembimbing dari admin lama untuk admin-admin baru. Untuk manajemen sebuah wikia, Danny mengusulkan penggunaan kategori "Untuk Diperhatikan", agar orang-orang dapat melihat artikel mana yang perlu diperbaiki, dan bukan sekedar lewat "Perubahan Terbaru".

Pegawai Wikia menjelaskan bahwa pada kenyataanya sebagian besar Wikia yang ada tidak aktif. Dan sulit bagi mereka untuk menutup wikia yang non-aktif tersebut, karena tidak mau bersifat otoriter terhadap sebuah wikia. Walhasil mereka hanya berharap dan menghimbau agar orang-orang mau mengadopsi wikia non-aktif tersebut.

Saya tidak dapat mengikuti diskusi yang menarik ini hingga selesai karena harus memberi Noe makan siang.

Saat makan siang, Noe berkenalan dengan beberapa orang Jepang yang ikut Summer School mengenai Kesehatan Masyarakat

 

Piotr Gawrysiak: Plans not Maps

 

   

Wiki merupakan sistem yang baik dan mudah untuk menyunting teks secara kolaboratif. Namun, bagaimana untuk penyuntingan peta? Saat ini cara yang dipakai masih sangat konvensional, yaitu mendownload peta yang ada, menyuntingnya, lantas menguploadnya kembali. Tidak ada cara penggambaran peta yang betul-betul wiki, yang mudah, cepat digunakan, dan dapat berkembang seiring dengan waktu.

Piotr mempresentasikan sistem yang dia kembangkan untuk menggambar peta dengan sistem wiki berdasarkan vektor. Saat ini, penggambaran peta dapat dilakukan dengan memasukkan titik dan garis, dan dapat dibedakan menjadi titik yang pasti dan yang tidak pasti. Seiring dengan waktu, orang-orang dapat menambahkan informasi tambahan sehingga lama kelamaan peta tersebut menjadi bertambah akurat. Maka itu, sistem ini dapat menggambarkan peta skematis maupun yang cukup mendetail dan akurat.

Sayangnya, sistem ini sekarang belum dapat membuat poligon. Dan juga belum terintegrasi dengan GIS. Namun jelas, pemetaan berbasis wiki mempunyai potensial besar.

David Weinberger: What's happening to Knowledge?

Pidato penutupan oleh Weinberger dimulai dengan parodi pidato Lawrence Lessig. Silakan lihat videonya secara langsung, karena tidak bisa diceritakan.

Dalam kerangka konvensional / tradisional, pengetahuan memiliki karakteristik sebagai benda. Hal ini adalah karena manusia selalu menyimpan pengetahuan dalam benda fisik, seperti halnya buku. Namun pada kenyataannya pengetahuan tidak sesederhana itu: ia kompleks dan tidak terurut, tidak hitam putih.

Menurut Weinberger, pengetahuan tidaklah berada di dalam otak manusia, dan manusia selalu mencari berbagai cara untuk meng-eksternalisasi-kan pengetahuan, dan juga untuk menyederhanakannya. Sayangnya, selama ini kredibilitas pengetahuan bergantung kepada kepakaran, dan karenanya pengetahuan adalah milik "mereka". Wikipedia mengubah keadaan ini dengan menjadikan pengetahuan menjadi milik "kita semua". Wikipedia memiliki kredibilitas bukan karena semata kepakaran yang tertuang di dalamnya, tetapi juga karena kerendahan-hatinya dalam mengakui kekurangan dan keterbatasannya. Berbeda dengan New York Times, misalnya, yang mana pernah mau mengakui kekurangan mereka.

Manusia selalu mengeksternalisasikan fungsi-fungsi alam sadar. Pengetahuan dieksternalisasikan lewat buku dan tulisan. Siapa tahu, nantinya, makna (meaning) pun akan dieksternalisasikan. Dan langkah berikutnya, menurut Weinberger, adalah "Semantic Web".

Closing

Setelah itu SJ melanjutkan dengan mengumumkan finalis Anugrah Wikimania.

Acara ditutup dengan ucapan terimakasih untuk pihak-pihak yang terkait. Ternyata, panitia inti acara ini hanyalah lima orang (SJ, Delphine, Phoebe, Austin, Erica) dan tanpa struktur organisasi yang jelas, tetapi bisa mengurus perencanaan acara ini mulai dari akomodasi, pembicara, makanan, tempat, koordinasi acara, logistik, dan sebagainya. Padahal, pembicaranya ada puluhan, dan pesertanya ada sekitar 400 orang. Salut untuk panitia. (Kalau di Indonesia pasti kepanitiaannya sudah sangat rumit dan banyak orang yang terlibat…)

Setelah itu, para peserta masih belum mau pulang, dan masih terlibat dalam diskusi informal lainnya. Delphine dan Florence memimpin diskusi mengenai pendirian "local chapters" Wikimenia Foundation. Meskipun saya menghadirinya, saya kurang terlalu memperhatikan karena asyik ngobrol dengan orang lain dan juga sambil mengawasi Noe. Namun, pendirian "local chapter" adalah bahasan yang cukup menarik untuk dibawa kepada komunitas Wikipedia Indonesia (Saya harus tanya detilnya kepada orang-orang yang betul-betul memperhatikan diskusi ini).

   

Selepas diskusi ini, kami semua makan malam bersama di Restoran Unos. Di restoran, diskusi masih berlanjut. Saya berbagi dengan KJ (dari Wikia) mengenai kesulitan mengajak orang untuk terlibat menyumbang artikel dalam Wikipedia dan Wikia. KJ setuju dengan saya bahwa kebanyakan orang tidak tahu bahwa Wikipedia itu dapat disunting oleh siapa saja. Lantas KJ bercerita mengenai pengalamannya melakukan pelatihan wiki kepada anak-anak sekolah untuk meningkatkan tingkat partisipasi. Peserta dari Amerika Latin (Damian dan Juan) curhat mengenai tantangan yang dihadapi Wikipedia Bahasa Spanyol. Masalah utamanya adalah karena bahasa spanyol sangat banyak jenisnya dan berbeda antar negara Amerika Latin, dan hal ini sering menimbulkan konflik. Pada akhirnya, daripada memilih bahasa spanyol dari satu negara secara khusus, para aktivis wikipedia menyepakati bahwa istilah yang pertama kali digunakan dalam pembuatan artikel sebagai istilah yang baku.

   

Para peserta konferensi memang sangat bersemangat dan "passionate" mengenai wikipedia, hingga esok harinya, mereka masih melakukan diskusi-diskusi informal. Keesokan harinya saya sudah tidak terlibat karena ingin istirahat sambil mengajak Noe jalan-jalan.

Comments

my photo

it was nice meeting you. thanks for posting my photo! i just used it here: http://filipinolibrarian.blogspot.com/2006/08/laptop-adspace-for-rent.html

Javanese wedding cermonies

Hi there

thanks for providing us with wonderful insights into your life. i was just wondering if you could please answer me this question. 'do you think that the importance of symbolism in Javanese weddings has decreased due to modern times and social change?'.

it is for my assignment at uni.

thanks

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.